Sunday, 14 November 2010

UNIVERSAL : Benarkah USA Pernah Mendaratkan Manusia di Bulan


Banyak sekali PRO dan KONTRA dari pendaratan manusia pertama dibulan oleh USA. Entah itu dari penganut teori konspirasi atau bahkan orang awam sekalipun. Entah bagaimana kedua sisi mempunyai argumen yang seimbang untuk saling mendukung dan mematahkan teori-teori mereka. Namun mari kita lihat bagaimana saya bisa mengambil suatu kesimpulan dari beberapa sumber yang saya percayai dalam mengungkapkan fakta ilmiah "Pendaratan Manusia Di Bulan".


Dari kiri ke kanan: Armstrong, Collins, Aldrin
Teknologi NASA

"Tidak ada teknologi yang pantas untuk perjalanan kebulan pada 1960-1970an" kalimat inilah yang selalu menjadi tolak ukur bagi kita.

HOAX BESAR
Dalam membuat pernyataan ini, para konspirator sering menggambarkan sisi paralel untuk pengkonsumsi teknologi pada tahun 1960-an, sebagai berikut : " Jika Mereka tidak bisa membuat x, bagaimana mereka dapat pergi kebulan?" (Contohnya seperti gambar disamping kiri anda.)

Oke, Back to Topik,
Jika anda mempertanyakan kredibilitas dari teknologi maka anda mesti berpikir dua kali, mengapa ?

Pertama, kita harus mengingat bahwa NASA adalah ujung tombak dari teknologi pada tahun 1950-1960an. Mereka memiliki anggaran besar dan dapat merekrut peneliti dan ilmuan-ilmuan kelas atas dari berbegai negara. Pada puncak dari proyek Apollo disana terdapat lebih kurang setengah juta ilmuan dan peneliti yang bekerja pada aspek-aspek berbeda. Tentu saja hal ini sangat mendukung sekali dalam menciptakan keuntungan yang lebih besar dalam mengarungi angkasa untuk USA. 

Kedua, seperti kutipan diatas ""Tidak ada teknologi yang pantas untuk perjalanan kebulan pada 1960-1970an". Selama ini mungkin mata kita telah buta ketika  duduk dengan fasilitas gigahertz  pada komputer yang kita hadapi, tetapi betapa tidakkah kalian mengingat atau setidaknya terbesit bagaimana fasilitas yang sekarang ini bisa ada dari komputer megahertz terdahulu dan kita masih bisa melakukan apa saja.

Juga ingatlah betapa terbatasnya teknologi dan sumber daya bagi Mesir Kuno, Mayan, Aztek dll.. Tapi dengan keterbatasan itu mereka bahkan mengetahui stuktur-struktur Astronomi, jauh seperti apa yang kita duga sebelumnya. Bahkan saya yakin mereka bisa saja lebih maju satu langkah dibandingkan kita saat ini pada kebanyakannya. Disinilah kita perlu meng-komperisasi apa yang telah kita ragukan selama ini.

Memang menurut sumber yang saya baca bahwa insinyur Apollo belum mempunyai komputer-komputer portabel yang berkecepatan tinggi untuk membuat sistem bimbingan mandiri, Tapi mereka dapat membuat sistem pembinaan (Guidance System) yang dibangun dengan berbeda-beda. 

Jhon Glenn
Hal ini-pun berlaku untuk salah satu pengorbit bumi senior dunia kita, John Glenn. Ketika John Gleen mengorbit dibumi (1960-an) tidak ada komputer dalam kapsul Mercury yang ia bawa. Kapsul itu sepenuhnya otomatis.

"Jangan mendasarkan pemecahan suatu masalah akan menjadi mungkin jika menggunakan teknologi saat ini, namun hal itu juga bisa dimungkinkan dengan fasilitas yang telah lama ada. Begitupun orang-orang bisa melakukan hal yang luar biasa hanya dengan alat yang terbatas" (Andika Hermawan)
Super Computer (1950s and 1960s)

Setelah ini masih banyak sekali prakara-prakara yang tidak bisa disalahkan atas ketidaktahuan kita bersama. Jika kita kembali mengingat bagaimana bentuk bagi sebuah komputer  modern ketika era pertamanya tercipta, mungkin akan membuat kita berpikir 10 kali untuk membelinya secara personal karena ukurannya yang luar biasa (Memenuhi ruangan sebesar kamar pada umumnya) apalagi untuk spacecraft. Terlebih apa yang dikendarai oleh John Gleen.
Mercury (John Gleen's Space Craft)

Sebetulnya pada tahun 1960-an, bukan berarti tidak memiliki komputer dalam bentuk yang lebih kecil daripada umumnya pada saat itu, hanya saja perusahaan komputer tidak mensosialisasikan komputer yang berukuran kecil pada saat itu untuk massa dikarenakan untuk kepentingan harga yang sesuai dengan pendapatan massa. Jadi sebagaimana halnya komputer-komputer berukuran mini saat itu hanyalah bisa dinikmati oleh perusahaan-perusahaan raksasa seperti NASA.



Analisis 

1. Kualitas photo pendaratan bulan dari NASA sangat tinggi
     
Pada kenyataannya photo yang diambil NASA tidak semuanya berkualitas tinggi, NASA hanya mempublikasikan beberapa photo pendaratan kebulan yang dianggap baik. NASA juga menggunakan kamera beresolusi tinggi bernama Hasselblad 500 EL/M Data cameras with Carl Zeiss optics and a 70-mm film magazine.

2. Tidak ada bintang pada photo-photo NASA

Sebetulnya Astronot dapat melihat bintang-bintang dengan mata telanjang pada siang hari  melalui optik Spacecraft mereka dan hal ini dibuktikan dari rekaman pembicaraan mereka. Namun masalahnya hal ini tidak bisa dibuktikan dengan photo-photo yang telah diambil. Mengapa? Karena, pendaratan mereka bertepatan dengan jatuhnya sinar matahari dibulan. Dikarenakan keadaan bulan yang terang maka cahaya-cahaya samar dari matahari tidak akan bisa dicapai oleh exposure kamera.

3. Jika matahari adalah satu-satunya sumber cahaya dibulan, mengapa ada pantulan cahaya di Space Suit Aldrin

Man On The Moon
bayangan Aldrin di yang memantul didepannya mengindikasikan bahwa cahaya matahari datang dari belakang dan sisi kirinya. Amstrong berkata bahwa Aldrin berdiri di sekitar kawah dangkal, dan juga mereka mesti menginteprestasikan bentuk bayangan terhadap kondisi tanah. Mereka mengambil kesimpulan arah sinar matahari dengan sangat yakin atas dukungan bayangan Aldrin yang terpantul ke Helm Aldrin.








4. Mengapa ada perbedaan panjang bayangan

Mengenai hal ini tidak usah saya jelaskan panjang lebar, silahkan kalian coba sendiri dengan percobaan pribadi kalian.



5. Mengapa bendera tampak seperti berkibar

Silahkan lihat dua momen yang berbeda ini. Gambar sebelah kiri (1) ketika Aldrin belum memberi hormat ke bendera USA dan gambar kiri (2) ketika Aldrin memberi hormat ke bendera USA, atau kalian bisa melihat animasinya disini ENTER. Disana dapat dipastikan tidak ada perubahan bentuk dari bendera. Mengapa? karena bentuk bendera memang sedemikian rupa (kusut)

Dapat dilihat pada sebelah kiri monitor anda bahwa sebelumnya bendera USA disimpan dengan "case"  dan mengakibatkan bendera terlipat-lipat secara acak. Jika disini kalian masih belum mengerti konsepnya, mari saya jelaskan dengan cara yang tersusun.

1. Tiang bendera berbentuk L terbalik(kiri) sehingga bendera bisa membentang secara horizontal.


2. Bendera yang disimpan dalam case mengakibatkan bendera menjadi kusut, sehingga bendera yang terpasang di tiang akan tampak berkibar dengan gagahnya seperti apa yang dikatakan para konspirator selama ini.


Panas Bulan

Pada siang hari suhu rata-rata permukaan bulan bisa mencapai 138'C, cukup panas untuk membuat kita mati terpanggang. Tetapi karena ketiadaan udara dibulan temperatur udara menjadi tidak begitu berarti. Suhu yang panas juga tidak berada diseluruh sisi permukaan bulan, bulan hanya akan menjadi sangat panas jika permukaannya menyerap cahaya  dan memancarkannya dalam jumlah yang sama. Lagipula Apollo  mendarat dibulan masih bisa dikatakan dalam hitungan pagi, sehingga temparatur bulan belum mencapai titik terpanasnya. Sehingga sisi yang didarati oleh Apollo 11 teramat-sangat aman.

Radiasi Van Allen
Ilustrasi sabuk Van Allen

Radiasi adalah akar masalah paling penting dalam terciptanya konpirasi pendaratan dibulan. Karena menurut kenyataanya banyak sekali pertikel-pertikel dan energi yang sangat berbahaya ketika kita melintasinya.

Tapi permasalahan dari penanggulangan exposure radiasi Van Allen tidaklah serumit apa yang kita pikirkan. Karena kandungan-kandungan di Sabuk Van Allen bisa kita tangkal dengan peralatan sederhana ( VAN Allen Belt mengandung energi/gelombang/pertikel : alpha particle, proton, elektron, x-ray, gamma ray,).
Shield

Sebelum masuk ke inti masalah, mari kita kembali membaca intermezzo :

Ingatkah kalian ketika gerhana matahari berlangsung, kita tidak diperbolehkan melihat ke arah matahari dengan mata telanjang, dikarenakan bahaya sinarnya yang dapat merusak mata. Namun hebatnya sinar UV itu bisa ditanggulangi dengan perlatan yang AMAT sederhana, yaitu kaca mata hitam atau hanya secarik film kamera. Nah, disinilah saya kembali mengingatkan bahwa dengan peralatan sederhanapun, kita memiliki daya upaya untuk menanggulangi masalah besar.

Space Shutle tidak perlu memiliki dinding baja dengan berat berton-ton  seperti pesawat Rusia yang beratnya mencapai 50 kali berat pesawat NASA. Padahal radiasi dari sabuk Van Allen bisa ditanggulangi dengan beberapa bahan yang cukup sederhana. Contohnya Partikel alpha bisa ditanggulangi dengan kertas, eletron hanya dengan metal,  proton bisa ditanggulangi dengan kayu/papan, Sinar x  bisa ditahan dengan lempengan metal atau Polyethylene yang sangat tipis, dan yang terakhir Sinar gamma bisa ditanggulangi oleh lapisan beton. Memang semuanya tidak semudah apa yang saya tuliskan dan pastinya NASA membutuhkan atau membuat penangkal-penangkal radiasi yang jauh lebih maju.

dan tahukah kalian bahkan Dr. James Van Allen pun mengatakan hal ini :
"The recent Fox TV show, which I saw, is an ingenious and entertaining assemblage of nonsense. The claim that radiation exposure during the Apollo missions would have been fatal to the astronauts is only one example of such nonsense." -- Dr. James Van Allen
 arti : 
"Baru-baru ini acara tv The Fox, yang saya lihat, adalah kumpulan kecerdasan dan hibur an yang tidak masuk akal.. Klaim yang mengatakan bahwa paparan radiasi selama misi Apollo akan berakibat fatal bagi para astronot hanyalah satu contoh dari beberapa omong kosong" - Dr James Van Allen

Anehnya  jika memang pendaratan di bulan adalah HOAX mengapa UNI-SOVIET tidak bisa mematahkan alasan-alasan NASA. Lagipula semua yang dijawab NASA berdasarkan sains dan bukan hanya omong-kosong belaka.

Percakapan

Percakapan saya (melaui E-mail) dengan Jay Windley telah diterjemahkan dan mengalami perubahan isi tanpa mengurangi maknanya 

16 November 2010

Kepada Mr. Jay Windley,

Dapatkah kau menjelaskan kepadaku. Mengapa Apollo dan astronotnya dapat bertahan hidup di angkasa dari bahaya kosmos dan radiasi matahari.
Andika Hermawan, Indonesia


Kepada Andika,

Sederhana, Badan pesawat cukup tebal untuk menghentikan radiasi kosmik dan hampir seluruh radiasi matahari. Tidak ada konspirator adalah ilmuwan, mereka tidak mengerti dan terlalu melebih-lebihkan bahaya dari radiasi.
Jay Windley

17 November 2010

Kepada Mr. Jay Windley,

Saya tidak tahu tentang ketebalan dari pesawat angkasa, dapatkah kau memberitahuku?. Tetapi pertanyaannya, bagaimana peswat antariksa dapat menangkal paparan radiasi dan bagimana itu bisa ditangkal dengan bahan-bahan sederhana seperti yang kau terangkan di-websitemu (kertas, kayu, logam dan beton). Kemudian apa bahan dari pakaian astronot.

Andika Hermawan
Kepada Andika, 


Pesawat antariksa Apollo mengandung 20 gram ( 7-15 g/cm^2 is a more typical figure.) /meter persegi. Hal ini konsisten dengan pesawat angkasa yang barada diluar sabuk Van Allen.

Bahan seperti kayu dan beton yang muncul pada situs web Clavius adalah contoh untuk menunjukkan kekuatan penetratif relatif dari berbagai jenis radiasi. Nilai khusus dan jenis material tidak diberikan disana, mungkin sangat bervariasi. Misalnya para penjelajah angkasa jarang menemukan sinar gamma yang signifikan. Jenis radiasi utama yang mereka temui dibebankan ke partikel-partikel yang mudah dihentikan oleh lapisan alumunium dan X-ray lemah bahkan tidak bisa menembus satu meter udara. Pakaian astronot hanya menangkal sedikit radiasi.

Jay Windley

18 November 2010

Kepada Mr. Jay Windley,


Masalahnya bulan tidak memiliki Van Allen radiation belt, bulan tidak mempunyai gelombang elektromagnetik yang akan melindungi  energi parsial yang jatuh langsung ke permukaan bulan, termasuk gelombang sinar matahari. Itu berarti bulan menerima mentah-mentah tanpa perlindungan atas semua radiasi. Rusia juga membuat pesawat yang lebih berat 50 kali lipat dibandingkan kepunyaan NASA, jadi saya fikir disini mereka betul-betul mempertimbangkan kemungkinan terburuk. Radiasi kosmik diketahui membunuh spesimen organik yang diterbangkan ke angkasa.

Andika hermawan 

Kepada Andika,

Sabuk Van Allen bukanlah satu-satunya protektor untuk radiasi matahari. Memang radiasi matahari sangat berpengaruh besar dalam keselamatan para Astronot yang berada dibulan. Tapi matahari tidak memancarkan radiasi dalam jumlah yang besar terus-menerus. Jumlah yang normal tidak akan membahayakan dalam kurun waktu dua minggu bagi astronot. Radiasi akan sangat berbahaya jika matahari memancarkan coronal mass ejection (CME). Namun para astronot tidak diterbangkan ketika itu terjadi (1969 dan 1972).

Uni-soviet juga berhasil mengatar spesimen mereka dengan sukses dalam misi Zond.

Jay Windley

Saya juga disuruh banyak belajar tentang radiasi oleh Jay Windley.


Penutup

Jika kalian merasa bahwa teori diatas terasa memaksa tolong jangan dipahami :). Karena saya juga hanya meyakini 55% dari momen pendaratan di bulan. Sebetulnya banyak sekali yang harus saya sampaikan, tapi karena ada suatu hal saya tidak bisa menuliskannya panjang lebar., jika saya berkesempatan kembali, mungkin saya akan melanjutkannya kembali ke part II . Pesan saya yang terakhir, jika ada pendapat lain dan sanggahan maupun pertanyaan sangat diperkenankan. Sekian, terima kasih.

 

Baca juga :  enigma

Note : Karena artikel ini tidak lengkap (Terutama analisis photo). Jika ada diantara kalian ada yang merasa bingung dan perlu kembali dijelaskan silahkan beritahu saya di kotak komentar.

Written By : uni-object.blogspot.com (UNIVERSAL) Andika Hermawan as the Author.

15 comments:

  1. landing di bulan,..why not....

    ReplyDelete
  2. 10 besarrrrr... :D

    ReplyDelete
  3. wah,, ini termasuk misteri favorit saya, hehe. tapi saya setuju dengan anda bro

    ReplyDelete
  4. Nice Post bro, ini teori sendiri ato hasil search di google? meski postingannya ga sebanyak di Enigma, cukup infrmatif kok

    ReplyDelete
  5. pendaratan di bulan pada tahun 1964 adalah kebohongan terbesar yg pernah ada di permukaan bumi ini

    ReplyDelete
  6. Aneh sekali soalnya teknologi pada periode tahun2 seperti itu sangat sederhana mungkin mereka mendahului kita dalam bidang teknologi

    ReplyDelete
  7. @Anonim (4), sebetulnya saya bisa menganalisis photo lebih banyak lagi, tapi saya pikir photo tidak begitu penting dikarenakan bisa dimanipulsi, lagipula di enigma sudah diterangkan. Pokok permasalahan terpenting adalah bagaimana mereka bisa selamat dari radiasi.

    ReplyDelete
  8. @anonim atas nya andika
    sederhana?
    Kata sederhana itu relatif dan menjebak, bagi kita teknologi zaman 60an mungkin terlihat sangat kuno, begitu juga teknologi kita sekarang, akan terlihat kuno bila dilihat dari tahun 2100an, suatu hari nanti, mungkin orang2 di tahun 2100 akan menganggap apa yg sudah dicapai akhir2 ini hanya hoax belaka ,contoh : hubble, terdengar tak mungkin bukan? Masa ada teleskop gede melayang2 motret2 kaga jelas? Nah, itu yg menjebak
    jadi, sebenarnya anggapan bahwa teknologi di tahun 60an itu terlalu kuno tidak bisa dibenarkan. Setiap manusia dizamanya punya cara untuk survive, bayangin, masa orang2 maya yg udah ratusan tahun lalu aja ngerti astronomi dgn begitu hebatnya, dan masa kita yg ratusan tahun kemudian kaga bisa berangkat kebulan?

    ReplyDelete
  9. menurut saya ada kemungkinan nasa menyembunyikan teknologinya dan pada saat itu ( th 60 an) nasa sudah memiliki teknologi untuk mendarat dibulan, dan saat ini saya rasa nasa sudah dapat mendarat di mars tetapi mereka merahasiakannya.

    ReplyDelete
  10. Alam semesta itu juga energi kan? nice post :)

    ReplyDelete
  11. ternyata saya pertamax,...saya sudah cukup bingung dengan piri reis yang berhasil memetakan garis pantai Antartika 300 tahun sebelum ditemukan, yang berarti sudah ada teknologi semacam pemetaan dari udara sejak 6000 tahun lalu.Melalui ilmu perbintangan banyak yang bisa kita ketahui tentang angkasa luar.

    "Tidak ada konspirator adalah(yang berprofesi sebagai) ilmuwan, mereka tidak mengerti dan terlalu melebih-lebihkan bahaya dari radiasi."

    Saya mengakui itu.:D

    ReplyDelete
  12. klo yuei gagarin tu bner pa gak dia ke bulan???

    ReplyDelete
  13. Yuri Gagarin tidak pernah ke bulan. Ia adalah manusia yang keluar angkasa pertama kali, bukan mendarat ke bulan.

    ReplyDelete
  14. maksudnya,apa semua bentuk radiasi kosmik yg ada di luar angkasa bisa ditanggulangi dgn peralatan manusia?? krn pastinya radiasi kosmik ada yg belum diketahui kan??

    ReplyDelete

Peraturan :

1.Berilah komentar yang beretitut, intelek, dan membangun. Mari ciptakan sikap toleransi antar SARA dan hindari Provokatif.

2.Silahkan Copy Paste tapi sertakan Linkback.